Senandung yang Kuhapus Pelan
Karya: Nur HidayatiSenandung yang Kuhapus Pelan
Karya: Nur Hidayati
Dulu ia mengalir tenang di dada
seperti sungai yang tak pernah kering
nada-nadanya menyapa setiap pagi
menemani langkah yang masih ragu
Kini pelan-pelan ku turunkan nada
tak lagi kusenandungkan namamu
bukan karena benci atau luka
hanya karena jiwa butuh ruang yang baru
Setiap bait yang kuhapus perlahan
bukan berarti menghapus jejak sepenuhnya
hanya kususun ulang melodi di hati
agar aku bisa bernyanyi untuk diriku sendiri
Dan saat senandung itu hilang sepenuhnya
bukan berarti kisah itu tak pernah ada
ia menjadi kenangan yang tenang
mengajarkan jalan ke depan
Padang, 30 September 2026