Memeluk Udara yang kini hilang sejenak
Karya: HEBRON HEHE SIHOMBINGSebuah hati yang rindu menyapa pagi.
Menghembus udara pagi yang sejuk dan berseri.
Sejak kini,tarikan nafas mulai membara dan perih.
Tertutup nya bumi dengan selimutnya jerebu yang perih.
Dibalik jerebu yang menghilangin suasana pandangan mata.
Tersimpan rindu di balik bebasnya hijau bumi.
Saat ini hanya ingin berharap datang nya hujan untuk membasuh duka dan perih.
Biarlah suasana yang tidak aman ini pergi dengan tenang.
Membawa gumpalan asap yang kini menjadi masalah utama.
Kembalilah hai bumi ku sayang.
Hanyalah kebebasan yang saat ini kami harapkan
Pekanbaru, 30 september 2026