GISELA CALLYSTA GORIS JURISNA - Ikhlas yang Tewas (OSN 3.9)

📅 01 Oktober

 Ikhlas yang Tewas

Karya: GISELA CALLYSTA GORIS JURISNA


Kuhanyutkan bayang semu wajahmu ke palung malam yang paling kelam,
membiarkan paksa sisa kehangatan jemarimu lepas perlahan dari genggaman.
Tak ada lagi ratap tangis yang sengit menolak untuk diredam,
hanya detak sepi dalam dada yang belajar menerima pahitnya kehilangan.

Luka menganga ini merobek bilik dada begitu hebat dan kejam,
namun seluruh sisa air mata telah habis dikuras oleh sang waktu.
Kini aku berdiri tegak di atas reruntuhan cinta yang hampir sekarat,
menolak keras untuk ikut luruh oleh asmara yang kini telah membatu.

Menghapus namamu sama saja memutus paksa urat nadi dari segala angan,
perihnya terasa sangat abadi, tapi langkah kakiku takkan pernah terhenti.
Biar raga ini hancur lebur, aku tetap berjalan maju ke depan,
mengubur dalam kenangan silam demi menyelamatkan warasnya jiwa dan diri.

Aku benar-benar ikhlas, meski seluruh jiwaku harus tewas.


Pelaihari, 30 September 2026