Pelukan dibawah sandykala
Karya: Vaza Shakina RamadhaniAku terdiam memandang indahnya sandykala
Atma yang ku punya hampa rasanya
Aku tersesat didalam hati ku sendiri
Wahai hatiku
Apakah kamu mau seperti ini terus?
Gulana saja yang kamu ciptakan
Pelukan, aku butuh pelukanmu
Kiara akan mengalir pada jiwa yang dekat
Dersik angin sandykala sore telah menyembuhku
Pelukan tak kasat mata itu datang lalu lenyap
Jiwa ku mencari jalan keluar dari kegelapan
Cahaya amerta mengubah segalanya
Harapanku untuk bangkit, ternyata masih ada
Atma yang tenang, adalah sosok yang kucari selama ini
Pemalang, 2 September 2026