Saat Air Mata Menjadi Kata
Karya: Vania Asyifa AzraMalam menelan suara
air mata berbicara
Di balik kelopak yang terpejam
ada resah yang enggan padam
Ada hati yang belajar tenggelam
dalam sunyi yang begitu kelam
Setetes jatuh di pipi
membawa kisah yang tak mampu kubagi
Bukan karena lemah hati
hanya terlalu lama menyembunyikan perih sendiri
Biarkan tangis menjadi hujan
yang luruh perlahan dari langit perasaan
Membasuh segala luka yang tertahan
hingga hati menemukan sedikit ketenangan
Sebab tak semua luka perlu suara
tak semua duka harus terbaca
Kadang, air mata yang jatuh tanpa kata
adalah cara hati berkata
“Aku lelah, tetapi masih ingin baik-baik saja.”
Dan ketika pagi perlahan menyapa
semoga yang tersisa bukan lagi nestapa
Melainkan hati yang lebih tabah
setelah semalam berdamai dengan segala resah
Pekanbaru, 25 Agustus 2026