Dwi Winanda - Rintik di Penghujung Sandyakala (OSN 3.8)

📅 02 September

 Rintik di Penghujung Sandyakala

Karya: Dwi Winanda


Tahu apa yang paling indah?
Kala semburat senja merengkuh jingga merekah
Untaian nama tersurat di titik-titik nabastala
Terbayang senyumnya menyemai kidung bersama

Terombang-ambing di atas lakara
Menjajaki sagara nyaris mengecup senja
Saat penghujung sandyakala rintik menohok kita
Punggung tangan itu tutup muka masam

Tanpa risau akan pedihnya
Ini ketenangan, katamu
Sekarang, aksara amorfati berkali-kali kubaca
Segan jikalau menyisi saat rinai meluruhkan atma

Tak ada lebih keji berdalih atas ikhlas
Hanya bualan menikam sukma yang waras
Ikatan sejati berubah kelam
Kekasih hati pelipur lara meregang nyawa

Dahulu segala nodaku dirinya balas cinta
Tangis rindu mulai terasa menyiksa
Menelanjangi akal tanpa kenal cara bahagia
Tertinggal puing-puing doa harap amerta dalam nirwana



Dolok Masihul, 31 Agustus 2026