Suara yang Selalu Batinku Dengar
Karya: SHILVAIRA ELSANDYAda suara yang tumbuh di antara diam,
tak pernah meminta nama,
namun hafal seluruh isi dadaku.
Ia datang seperti angin
yang menyibak tirai tanpa menyentuhnya,
membuka kembali hal-hal
yang susah payah kusembunyikan.
Kadang ia menjadi hujan
yang jatuh di atap kenangan,
mengetuk satu per satu
pintu yang kukira telah terkunci.
Aku pernah menganggapnya gangguan,
lalu mencoba menenggelamkannya
dalam riuh dunia.
Namun suara itu tetap hidup,
sebab ia bukan datang dari luar.
Ia adalah aku
yang belum selesai memahami aku.
Suara yang menyimpan kata-kata
yang tak pernah sampai ke siapa pun,
menjadi cermin tanpa kaca
yang memantulkan wajahku
ketika tak seorang pun melihat.
Dan mungkin,
sepanjang hidup,
yang kucari bukanlah suara itu,
melainkan keberanian
untuk akhirnya mendengarkannya.
Koto Baru, 15 September 2026