Isakan Tangis
Karya: Ikfina BilqistTatkala senja, aku menangis.
Malam petang, diriku mengembara.
Doaku melambung tinggi,
tertiup angin di sanubari,
berjalan-jalan di langit ketujuh,
membawa wahyu,
wahyu Ilahi.
Sujudku…!
Sujudku terpatri dalam hati.
Tujuh belas kali aku lakoni.
Dosaku melekat,
dosaku jahat.
Ya Allah… hapuslah dosaku.
Ya Allah… ampunilah.
Ya Allah, ampunilah dosaku
di alam marcapada ini.
Dalam sunyi, kutundukkan kepala,
memohon rahmat dan kasih-Mu,
agar langkahku selalu berada
di jalan-Mu yang penuh cahaya abadi.
Kediri, 22 Maret 1999