Angin yang Menyembuhkan
Karya: Sekar Salsabila NariswariBagai mega yang hujannya tumpah
Mulanya rinai, lalu ia pecah
Gemercik berubah lantang,
Macam hati yang menantang
Dunia belum pulih dari lara,
Ia masih dikekang mendung
Mungkin gemuruh akan selamanya,
Mungkin badai akan membesar,
Mungkin angin akan murka,
Mungkin sendu akan luruh,
Mungkin, ia hancur,
Dan, pecahan dalamnya hilang ditelan bencana
Air mata tak ada habisnya,
Bak laut yang tumpah perlahan
Gundah telah meracuni sebuah hati,
Membuatnya lenyap dari dunia
Asmara merajalela,
Insan-insan menyambut sesama
Mencari jiwa yang bertaut,
Dalam jagat raya
Ia buruk, lemah, lagi bimbang
Jiwanya sendiri,
Hampir terbang bersama angin
Untuk pilu, ia berterima kasih
Bentala hanya bola tandus tanpanya
Dersik yang terdengar seperti kidung alam,
Dengan damai menghapus sedih
Baginya, ini berkah,
Ia terkurung dalam tangis terlalu lama,
Lalu, haru muncul, mengubah air menjadi bunga
Jakarta, 05 September 2026