Suara Cahaya Menyelaraskan Dunia
Karya: Naila Hanan AdilahTawa bukan sekadar luapan rasa gembira yang terbit dari bibir,
ia adalah sinar yang memancar menembus segala gelap,
cahaya hangat yang meruntuhkan dinding kesedihan,
nan anugerah murni yang memperindah perjalanan manusia.
Ketika tawa mekar, gulungan keresahan pun luruh,
luka yang menganga perlahan tertutup kemekaran,
hati yang kaku kembali terbuka menjadi samudra damai,
dan semesta yang tergulung berat perlahan terbentang damai,
seolah seluruh alam ikut bergembira dan berseirama.
Tawa adalah hakikat yang menyatakan:
bahwa kita pernah jatuh namun menjulang lebih tinggi;
bahwa kita pernah berduka namun menemukan alasan untuk bersinar;
bahwa di ujung jalan yang berliku dan berdebu,
kita membawa kemenangan paling agung -
hak tertinggi untuk tetap bersinar, tetap utuh, tetap mewujudkan harapan.
Boyolali,7 September 2025