Nur Hakim - Tangis Sebatang Mayat (OSN 3.8)

📅 03 September

 Tangis Sebatang Mayat

Karya: Nur Hakim


Tapi entah mengapa, aku enggan menguburkan mayat itu. Biar saja ia membusuk di sana—terus membusuk, membusuk, dan membusuk hingga bau busuk serta sisa tangis yang tersisa memaksa orang-orang sadar kalau dia ada di sana.

Sayangnya, mereka acuh tak acuh. Sungguh, Kawan, julukan "makhluk sosial" adalah omong kosong, sebab manusia tak lebih dari sekadar kumpulan bajingan. Namun, hari demi hari, mayat itu masih berjalan, berbicara, bahkan memecah tangis sesekali sambil memaki ke udara: "BANGSAT, ANJING, BABI!" Entah apa yang tersisa di kepalanya, aku pun tak tahu.

Aku terus bertanya-tanya di tengah tangis yang panjang itu, apa yang menahan mayat ini untuk tidak menyerah? Untuk apa ia terus bertingkah? Mengapa tak diam saja dan membusuk? Ayolah, kau cuma bangkai diamlah selayaknya mayat!
Dan apa kau tau? Sungguh mayat itu adalah kita.


Bekasi, 02 September 2026