Pulang Ke Mana?
Karya: Naila Diva JaharaAku selalu bingung dengan kata pulang,
arah ke sang ibu atau ke sang ayah.
Bagaimana bila aku buta akan jalan pulang?
Akankah ada yang mencariku sampai ke ujung lembah?
Munafik bila aku bilang aku tidak iri,
iri dengan mereka yang disambut dengan penuh hati.
Seorang anak yang didewasakan oleh keadaan,
akankah ia bertahan dengan kesendirian?
Kata orang, pulang tak selalu tentang rumah.
Maaf bila kehadiranku membuatnya kelabu.
Kuharap kita bisa sama-sama sembuh
untuk membayar hilangnya waktu lalu.
Palembang, 22 Maret 2025