CINTA YANG TERBELENGGU
Karya: NOVITA SARICahaya fajar menghangatkan pagi,
bunga mekar di musim semi.
Sang Cinderella menemukan pangeran impiannya,
yang diyakini mampu menyembuhkan resah di hati.
Namun, kabar datang
sang pangeran tak setia,
laksana kumbang yang singgah
dari bunga ke bunga.
Cinderella mencintai sepenuh hati,
tiada ragu menerima pinangan sang pangeran.
Membangun bahtera cinta,
berlayar menuju samudra harapan.
Namun, mentari terang seketika ditelan mendung.
Angin riuh mengamuk,
ombak tiba-tiba menerpa kapal.
Rumah tempat berteduh, tempat pulang,
kini lapuk dan roboh diterpa badai.
Hangat pelukan berubah dingin.
Di balik sunyi malam,
air mata jatuh tanpa suara,
menjadi saksi cinta
yang perlahan sekarat.
Janji yang dahulu terukir di batu karang
kini terkikis diterpa ombak.
Mahligai yang dahulu dibina
kini bagai burung dalam sangkar
tampak indah,
namun terpenjara dalam kabut malam.
Sulit terlepas,
sulit menemukan kebebasan.
Amarah membara,
menjelma dendam.
Tangis yang lama kusembunyikan
larut bersama hujan,
namun luka tetap tinggal di dada.
Pelita yang dahulu terang
kini padam diterpa hujan.
Musim telah berganti.
Kisah Cinderella dan sang pangeran telah usai.
Bunga yang dahulu layu
kini mekar kembali.
Gelap telah sirna,
cahaya datang di musim semi.
SEKELADI HILIR, 11 September 2026