Gemulai
Karya: MUTIARA NUR MULY SETIAWANGemulai
Tangannya gemulai membuai,
membisikan senandung tenang,
memberikan hangat nyaman—
benak gulita sirna.
Tangannya gemulai membuai,
mengusir badai,
semu dan gelap,
mengusap tangis.
Terbisik tenang,
tangannya dingin membuai,
merekahkan hangat,
sakit membisu,
senandungnya seolah berkata;
"Jangan lagi telan luka,
hilanglah resah,
redalah isak."
Tangismu membisu,
entah apa yang tenang,
entah siapa yang gemulai,
entah siapa yang bersauh.
Sukabumi, 5 September 2026