Sunyi yang menyiksa
Karya: MUFIDATUL ILMIRamai terdesak terasa dikepala
ku teriak disangka gila
tak teriak terasa terbelah
hati kecil dirundung gundah
pagi dan malam tak ku kenal
keduanya seperti sama
sama-sama hening yang kekal
sama-sama sunyi yang menyiksa
entah apa yang terjadi
entah sebesar apa godam yang menimpa
namun yang pasti
tak ada yang bisa merasakannya
disaat semua menemukan rutenya
aku masih di sini
disebuah ruang yang hampa
masih duduk bersembunyi
ini bukanlah putus asa
tapi ini tentang asa
asa yang lengkara
yang tidak ada ujungnya
aku ingin merangkak
aku ingin tegak
meskipun terseok
meskipun tersaruk
wahai semesta
tak adakah yang mau membantu
membantu mendekap atma
atma yang membeku
biarlah aku mengecil
menjadi butiran terhembus ke cakrawala
biarlah aku meresap sendiri
merenungi setiap lara
Lamongan, 15 September 2026