Air Mata dalam Impian
Karya: Hans Groenewegen SilitongaAku pulang
menjemput impian,
yang tak pernah
menemukan wujudnya.
Ada senyum yang menyembunyikan
kisah dari sebuah perjuangan.
Ada ceria yang menutupi
latar dari sang sukma yang merintih.
Oh, hujan,
gerimis jadilah.
Bilamana rintihanku tak lagi terdengar,
setidaknya dada ini
menyambut suatu kelegaan.
Tarutung, 2 September 2026