Malam yang menyimpan Tangis
Karya: Fridawenti febiana BikoloMalam datang membawa sunyi,
Dan aku duduk bersama sepi.
Tak ada suara yang mampu mengerti,
Tentang hati yang lelah menyembunyikan diri.
Sebab dibalik jendela yang tertutup,
Dibawah cahaya yang redup,
Ada begitu banyak hal yang sedang bercerita tanpa suara.
Sebab ia harus disembunyikan diantara keramaian,
Dipeluk sendiri di penghujung malam.
Aku pun bertanya pada langit,
"Haruskah setiap yang indah berakhir?"
Langit tak menjawab. Iya hanya mengirim bintang,
Seolah berkata, bahwa gelap pun masih menyimpan cahaya.
Maka malam ini, ku menangis bukan karena lemah,
Aku hanya terlalu lama menjadi kuat.
Terlalu sering berkata,"aku baik-baik saja,"
Hingga lupa bahwa hati juga berhak mengakui lelahnya.
Ia terlalu lama bersembunyi, dibalik senyum yang dipaksakan,
Diantara "kata baik-baik saja,"
Yang berulang kali ku ucapkan meski hatiku tahu,
Itu hanya kebohongan kecil, agar dunia tidak bertanya.
Diantara tangis yang jatuh diam-diam,
Ada hati yang belajar untuk tetap tenang.
Dibalik senyum yang tampak sederhana,
Tersimpan luka yang tak pernah bercerita.
Kefamenanu, 30 Agustus 2026