Duka Tanpa Rasa
Karya: Florencia Vivian Sudiyanto GoeijMalam adalah teman terbaikku
Menemani untuk melawan benang kepalaku
Angin malam mendatangiku saat itu
Untuk memeluk kerapuhan dalam jiwaku
Jiwaku menangis karena duka hati
Terasa seperti sirna yang berulang kali
Mengubur bekas lama yang tersembunyi
Terasa sesak hingga mati
Aku berjalan dalam isi kepala yang tiada
Untuk berusaha mencari celah yang ada
Aku berlari melewati isi pikiran yang buta
Untuk mencari cahaya fajar yang sia-sia
Aku selalu redam semuanya
Sampai hatiku hilang rasa
Aku selalu memberikan segalanya
Sampai dermawan musuh terbesar yang pernah ada
Tarakan, 11 September 2026