Yang Tak Pernah Kusesali
Karya: Ega ananda auliaAku tak pernah menyesal telah memilih dirimu.
Aku tak pernah menyesal telah mencintaimu.
Dan aku tak pernah menyesal telah berdoa untukmu
dalam tangisan tiap-tiap kesunyian malamku.
Biarlah malam-malam menjadi saksi
bagi air mata yang dingin,
selayaknya Zamharir
yang teramat dahsyat hingga mampu menghancurkan tulang.
Sebab ketika air mata mengalir,
tubuh kecil ini bergetar,
seakan tak lagi mampu menahan tangisan.
Doa-doaku menggema begitu keras,
dengan segenap harap kepada Sang Pencipta.
Namun, di antara tangisan itu,
aku sadar—
cinta yang paling tinggi
bukanlah tentang memiliki,
melainkan tentang mengikhlaskan
dan menyerahkan segalanya
kepada Tuhan semesta alam.
Bengkulu, 15 September 2026