bukan tawa biru lagi
Karya: AISYAHBeberapa orang yang mengenal dirimu mungkin sudah bosan mendengar tawamu, candaanmu, senyummu, bahkan mengetahui siapa pemilik biru yang memenuhi langitmu.
Namun, aku bukan bagian dari mereka. Untuk melihatmu tersenyum saja, aku harus menunggu di depan gerbang dan datang lebih awal dari teman-temanku, sekadar melihat untaian senyum tipismu.
Tapi, Biru, semenjak aku tahu siapa yang memenuhi langit hatimu, yang dulu sangat kutunggu adalah pertemuan denganmu. Kini, aku berharap kita tak lagi dipertemukan dalam kesengajaan manapun.
Walaupun kau sudah ada yang memiliki, kau tetap menjadi bagian dari perjalanan putih-biruku, inspirasi serta bahan bakarku untuk menjadi diriku yang sekarang.
Biru, pergilah dengan tawamu. Sungguh, aku belum benar-benar ingin melepaskan sosokmu. Sebab jauh sebelum kau menemukan seseorang untuk memenuhi langitmu, ada aku yang mengagumimu dari kejauhan selama tiga tahun.
Bahagialah, Biru favoritku.
mainu tengah, 13 September 2026