Tak pantas
Karya: Achmad Maulana Dwi PutraDi sudut kota,
Aku duduk menyendiri,
Menyaksikan fajar,
Yang perlahan tenggelam.
Kesendirian ini,
Membawaku bermimpi,
Merajut kisah yang mungkin kunanti,
Walau hati tahu,
Ini tak mungkin bertepi.
Hati dan otakku berseteru,
Membahas yang tak tentu,
Hati ingin memiliki,
Tapi otak tahu pasti,
Bahwa diriku ini tak pantas,
Dimiliki.
Ia bagaikan emas,
Dan aku,
Hanya sebongkah kerikil,
Yang tak ternilai adanya.
Maka ku biarkan,
Diriku jadi kerikil,
Membisu dalam puing jalan,
Yang engkau lewati,
Tak diminta,
Tak diaharapkan,
Tapi setia... Mengantar langkahmu pergi selamanya.
Gianyar,2 september 2025