Ainun Sholihah - Penyuci Jiwa di Ambang Kelam. (OSN 3.8)

📅 03 September

 Penyuci Jiwa di Ambang Kelam.

Karya: Ainun Sholihah


Di balik pelupuk mata yang mengatup sunyi,
mengalir bening air mata membasahi pipi.
Bukan sekadar tanda kepasrahan yang sepi,
melainkan luapan duka dari dalam hati.
​Gemericik tetesnya meresap ke dalam dada,
mengikis duka yang terendap begitu lama.
Setiap alirannya membisikkan kisah lara,
meredakan kepedihan serta lilitan prasangka.
​Tangis adalah pelita di tengah malam gulita,
pembersih jiwa dari segumpal noda dan dosa.
Ia membasuh lara tanpa sepatah kata,
menjelma telaga penawar bagi jiwa yang terluka.
​Biarkanlah bulir air mata mengalir perlahan,
membawa pergi resah yang lama terpendam.
Sebab di balik sengsara dan kepedihan,
akan terbit fajar ketenangan yang tenteram.


Lombok, 2 September 2026