Karya: Suciati Wahyuni
Hari demi hari terus berlalu,
namun hidupku masih berwarna kelabu.
Tak banyak warna dalam hidupku,
hanya luka yang tersimpan dalam diriku.
Tangis kutahan di pagi hari,
lalu kulepaskan saat malam menghampiri.
Semakin lama semakin lelah hati ini,
namun tak ada yang benar-benar mengerti.
Pernah rasanya ingin menyerah,
ketika hidup terasa begitu lelah.
Namun kuingat, masih ada hari yang harus kujalani,
meski terkadang berat untuk kembali berdiri.
Berapa lama lagi harus kutahan?
Mengapa dunia terasa begitu menekan?
Aku tak membenci Sang Pencipta,
aku hanya lelah menghadapi manusia.
Walau tiap hari air mata jatuh,
aku tetap mencoba untuk terus tumbuh.
Menjalani hari seolah tak terjadi apa-apa,
meski masih ada pilu yang tinggal di dalam dada.
Kudus, 24 Agustus 2026