Karya: NURLAILA.M.ALI
Di dalam kesunyian kamar kos-kosan
Aku seringkali meneteskan air mata
Bukan karena aku lemah
Bukan karena aku merasa takut
Tapi, karena ada rasa rindu yang tak bisa aku katakan
Rindu masakan ibu di meja makan
Rindu nasihat ayah dan ibu sebelum tidur
Rindu perdebatan antara saudara
Rindu suasana rumah yang sederhana tapi hangat
Aku seorang anak yang merantau ke kota orang
Demi melanjutkan pendidikanku di perguruan tinggi
Membawa tas berisi baju
Dan membawa mimpi setinggi langit
Di kesunyian ini, aku selalu teringat orang tuaku
Yang bekerja keras demi pendidikanku di sini
Tangan mereka yang kasar karena bekerja
Tapi hati mereka selembut doa
Di setiap tetesan air mataku
Selalu ada doa dan harapan yang tak pernah berhenti
"Ya Tuhan, kuatkan aku"
"Ya Tuhan, lancarkan jalanku"
"Ya Tuhan, mudahkan kuliahku"
"Ya Tuhan, mudahkan Agar aku bisa membahagiakan orang tuaku"
Itu doa yang selalu kutitipkan di setiap sujudku
Tangisku bukan tanda aku menyerah
Tangisku adalah bahan bakar
Agar aku pulang nanti
bisa memakai toga dan membuat mereka bangga
Tidore, 24 agustus 2026