Karya: ISNA AULIA MUSTABSIROH
Layaknya air yang mengalir..
tak deras dan tak pernah mati.
Dalam riuhnya dunia..kau meredam.
Menyentuh luka yang lama terpendam.
Dihembus oleh angin dimalam sepi.
Menemukan kejernihan dibalik ketiadaan suara.
Menetes pelan,jatuh tak pernah berbicara.
Menyimpan tangis dalam alirannya.
Disini,diruang ini...
Ruang jujur.. bagi.. nurani.
Biarkan saja ia pergi.
Membasuh perih dalam hati.
Seperti hujan dimalam sepi.
Yang mengobati dengan pelukan,dalam diam...menyembuhkan.
Pada setiap tetes yang memaafkan.
Seiring waktu yang menenangkan.
Percayalah..
lukamu,akan disembuhkan.
Oleh semesta yang akan datang...
dalam.. ketenangan.
Lampung,22 Agustus 2026