Karya: Hayatun Nafisah
Jangan bandingkan ku,
dengan nama belakang yang dibebankan kepada punggung yang hampir rapuh ini.
Karena aku bukan si kuda yang harus kuat membawa nama yang bukan ku pilih.
Aku tak pernah lincah berlari, untuk sampai ke tujuanku. Entah apa yang ku pelihara di dalam tubuh ku.
Sehingga semuanya terasa berat, walaupun yang ku bawa hanya nama belakang yang diwariskan.
Aku bersumpah raga ini akan gugur, jika nama keramat itu masih menghantui ku.
Dan tak ada kata sesal yang ku ucapkan, di hari gugurnya nama belakang itu.
Banjarmasin, 23 Agustus 2026