Bait-Bait Senyap
Karya: Etrik Maesaroh, S.SosDi ujung malam yang hening tanpa suara,
Tetes bening jatuh perlahan tanpa jeda,
Bukan untuk menatap pada dunia,
Hanya menyapa duka yang tak sempat terucap oleh kata.
Gemuruh di dada tak lagi mampu menepis lara,
Menumpahkan tawa kepalsuan yang lama ku pelihara,
Bukan sekadar lelah yang mengalir di remang malam,
Melainkan jeritan jiwa yang terpasung dalam duka mendalam.
Biarlah linangan ini membanjiri heningnya sunyi,
Membasuh kepedihan yang lama membisu di relung hati,
Sebab dalam tiap tetes yang lurus menembus bumi,
Ada kejujuran luka yang akhirnya bernapas kembali.
Sumedang, 29 Agustus 2026