Dibaca: Memuat...
Luka itu Adalah Guru
Karya: ANNISA JULIANTIMerindukanmu yang telah jauh pergi,
Menyisahkan ngilu yang enggan berhenti.
Dada ini menjelma menjadi ruang rusak,
bagai ada rahasia yang patah dan retak.
Dulu...
Saat bayangmu menyapa,
air mata luruh tanpa jeda.
Aku membenci sepi yang menikam,
maraba sunyi di dalam remang.
Namun, lambat laun aku paham.
Luka adalah guru yang diam.
Rindu tak lagi menjatuhkanku ke tanah,
melainkan menuntutku untuk membenah.
Kini, jika bayanganmu kembali singgah.
Aku hanya bisa tersenyum pasrah.
Terima kasih telah menyinggahi hidupku.
Darimu, aku belajar tumbuh dan tangguh
Kamis, 30 juli 2026