Dibaca: Memuat...
Angan Berlayar ke Pelukan Malam
Karya: Saibil Aprilia PutriKupacul malam untuk mengubur yang patah
Meski tanah di dadaku terlalu dangkal memeluk duka
Ada yang tumbuh dari sesuatu yang tak utuh
Saat roboh bertamu ke rumah; tepat saat makan malam
Ibu berkata “Ayah lembur”
Lembur adalah nama lain dari perempuan yang bukan Ibuku
Entah mengapa; nasi yang kumakan terasa lebih asin dari biasanya
Mungkin karena air mata Ibu jatuh saat memasak
Atau pula air hujan yang tak kunjung reda meski tubuh berdarah-darah
Luka ini menjelma serupa sisik di tubuh ikan
Bak perisai dari trauma yang pergi melaut
Membawa sadarku yang sisa setengah
Juga angan yang belum sempat kuaminkan
Bagan Batu, 30 Juli 2026