Dibaca: Memuat...
BELENGGU SESAL
Karya: YESI OKTAVIANTYRintik hujan turun setiap malam
Membasahi taman bunga itu
Dan sekujur tubuhnya
Yang sudah mulai renta di makan usia
Di sana dia hanya pasrah dan lumpuh
Dalam pikirannya sendiri
Tapi yang terlihat oleh kedua mata ini
Hanyalah sebuah raga yang kosong
Batin berbisik kepadaku untuk segera mendekat
Namun langkah kakiku terhalang oleh dinding
Rasa penyesalan yang dia buat sendiri
Sejak ribuan kata keramat itu terlontar lontarkan bersama api emosinya
Kini kusadari akan satu hal
Bahwa jiwa dan raga sudah tak bersama lagi
Karena mereka sudah terjebak selamanya
Dalam jeruji belenggu sesalnya di masa lalu
Bogor, 28 Juli 2026