Dibaca: Memuat...
Runtuhnya Mimpi
Karya: Ayang YulianaAku pernah membangun istana dari harapan.
Setiap batu aku letakkan dengan doa,
setiap jendela aku buka untuk cahaya yang katanya akan datang.
Lalu badai datang tanpa permisi.
Ia merobohkan dinding yang kupikir kokoh,
menenggelamkan nama-nama yang pernah menjadi alasan aku bertahan.
Kini aku berdiri di atas puing.
Berjalan di atas kaca mimpi sendiri, setiap langkah terasa perih.
Orang menyuruhku bangun lagi, padahal mereka tidak tahu rasanya jatuh.
Namun di antara reruntuhan ini, aku mengerti.
Runtuh bukan akhir.
Tanah yang menelan mimpiku masih bisa menumbuhkan benih baru,
lebih jujur, lebih kuat, dan lebih menjadi milikku.
Sekadau , 28 Juli 2026