Ranum Masa
Karya: Tirta KencanaDi kedalaman bumi yang gelap nan sunyi,
Jiwa ini babak belur dihantam takdir yang nyata.
Tak hanya lebam, luka juga tercipta di sana,
Memohon ampun pada semesta yang kian membabi buta.
Namun, waktu adalah tabib yang bijaksana,
Menyembuhkan luka sekaligus menghentikan duka.
Air mata nestapa yang menghujani bumi,
Rupanya membasahi akar rasa yang hampir mati.
Kini, tumbuhlah pohon asa yang baru dengan rimbun,
Berbuah kebahagiaan yang begitu manis dan ranum.
Tak lupa dipupuk senyum biar kian makmur,
Semoga ia subur hingga raga kelak terkubur.
Riau, 12 Juli 2026