Sang Pemilik Lara.
Karya: Salsa Latifah Ahmad.Aku, sang gadis malang,
pemilik takdir menyedihkan yang kerap dirundung oleh kesialan.
Pada labirin-labirin gelap dan menyesatkan,
aku meraba sekitar dengan tangan gemetar.
Orang lain berucap tanpa berpikir dengan akal sehat mereka, "Lukamu tak seberapa. Jangan meraung seolah kau yang paling menderita."
Namun, salahkah diriku menyuarakan isi kalbu?
Dunia adalah panggung fana, sang fatamorgana tempat manusia tinggal sementara.
Tetapi mengapa dunia rasanya begitu menyiksa untuk dijadikan tempat singgah?
Mungkin, jalan takdir memang tak selalu indah.
Tetapi aku masih tetap diam.
Walau tumbuh dalam luka,
aku masih percaya pada takdir Tuhan.
Luka yang selalu menemaniku sejak dahulu,
mengajariku bertahan di tengah gelapnya dunia.
Di sela retak hati ini,
aku menyisipkan sebuah doa yang tak pernah henti kulantunkan.
Tentang asa yang tak pernah padam,
tentang hati yang selalu berusaha mengobati dirinya.
Pekanbaru, 20 Juli 2026.