Dibaca: Memuat...
Bahasa Duri
Karya: Panola Sasia Mayka FolsenKhalayak menciut di hadapan mawar
bukan sebab kelopaknya yang merekah
melainkan duri-duri
yang setia mengawal tubuhnya
Tak ada duri yang tumbuh tanpa alasan
ia lahir dari luka
yang diam-diam mengajarkan cara bertahan
Mawar tak sedang menakuti dunia
ia hanya menjaga dirinya
agar tak setiap tangan merasa berhak menggenggam
Sebab tak ssmua yang datang membawa kasih
ada yang memuji untuk memiliki,
ada yang memetik untuk meninggalkan
Maka mawar memilih tetap mekar
meski pernah layu,
tetap tumbuh.
meski nyari mati
Aku ingin menjadi seperti mawar—
menjadikan luka sebagai akar,
mejadikan duri sebagai batas,
dan menjadikan mekar sebagai cara paling sunyi
untuk membuktikan bahwa aku pernah terluka
namun tak pernah benar-benar kalah
Lampung, 28 juli 2026