Luka yang Menguatkanku
Karya: Muhammad Alfatih ChandraDi bangku sekolah aku belajar,
bukan hanya tentang angka dan kata,
tetapi juga tentang kecewa.
Saat teman melangkah lebih cepat,
aku sering tertinggal dan merasa tak berarti.
Pernah kubertanya,
apakah aku memang ditakdirkan gagal?
Namun luka tidak membuatku menyerah.
Ia mengajarkanku bangkit setiap hari,
belajar lebih tekun,
dan percaya pada langkahku sendiri.
Aku mungkin belum menjadi yang terbaik hari ini,
tetapi setiap usaha membuatku semakin kuat.
Suatu saat nanti,
aku ingin membuktikan bahwa anak yang sering diremehkan pun
bisa tumbuh, bersinar,
dan mengubah luka menjadi kebanggaan.
Balikpapn, 10 Juli 2026