Muhammad Alfatih Chandra - Ayah, Saat Langit Tak Lagi Menunggu (OSN 3.7)

📅 18 Juli

Ayah, Saat Langit Tak Lagi Menunggu

Karya: Muhammad Alfatih Chandra


Ayah pernah menyalakan pagi
dengan telapak tangan yang lebih akrab
pada luka daripada istirahat.
Di pundaknya, masa depan kami tumbuh
seperti benih yang tak pernah ia tanam untuk dirinya sendiri.

Lalu waktu datang
membawa musim yang tak mengenal belas kasih.
Satu demi satu impiannya tanggal
seperti cat tua dari dinding rumah,
sementara langit beranjak pergi tanpa sempat menunggu.

Kini senyumnya hanya kebiasaan.
Tatapannya serupa lemari tua
yang menyimpan terlalu banyak kehilangan,
namun tak pernah dibuka.
Aku tahu, yang patah bukan langkahnya,
melainkan keyakinannya bahwa esok masih memiliki tempat baginya.

Sejak itu kusadari,
mimpi seorang ayah jarang dimakamkan dengan tangis.
Ia lenyap perlahan
di balik punggung yang terus memikul kehidupan,
hingga yang tersisa hanyalah seorang lelaki
yang diam-diam mengorbankan masa depannya
agar anak-anaknya tetap memiliki masa depan.


Balikpapan 18 juli 2026