Karya: Mir'an Nur Fatimah. M
Pernah tubuhku dijatuhi luka
Dan hatiku dibungkam nestapa
Tawa yang terdengar ditelinga
Menjelma duri yang menusuk jiwa
Aku berdiri sendiri dalam sunyi
Tanpa tangan yang datang mengulurkan empati
Namun waktu mengajarkanku arti bertahan
Merangkai harapan dari kepedihan
Kini, luka itu bukan lagi beban
Melainkan akar yang menguatkan langkah kehidupan
Dari perih yang dahulu menggelapkan mata
Aku tumbuh menjadi cahaya
Sebab tidak semua luka berakhir duka
Sebagian menjelma kekuatan yang menuntun menuju bahagia
Dari gelap yang pernah menyelimuti jiwa
Aku belajar tumbuh dan menemukan bahagia
Makassar, 19 Juli 2026