Mekar di Atas Luka
Karya: Fanya Mutiara AshariLuruh harap pernah runtuh.
Inginku nyaris hilang.
Ombak hidup mematahkan arah.
Namun akar menolak tercabut.
Enggan kujadikan luka penjara.
Lalu kupilih bertumbuh.
Retak bukan akhir bagi batang yang ingin tegak.
Tanah tak memilih benih yang jatuh.
Ia hanya memberi ruang untuk berakar.
Begitu pula luka,
ia tak meminta disesali,
melainkan dipelajari.
Hari demi hari,
aku tak tumbuh karena dunia menjadi mudah,
melainkan karena berani hidup bersama luka.
Blitar, 18 Juli 2026