Tak Sempat Sampai di Pelabuhan Harapan
Karya: Aurellia Regina HafizhahKu susun rapi tiap angan yang telah aku tuai.
Tak kuhiraukan derasnya ombak yang menerjang.
Kulayarkan tekad pada cakrawala yang tampak menjanjikan.
Setiap langkah kutitipkan kepada angin, berharap ia setia mengantar.
Namun badai datang tanpa aba-aba, merobek layar keyakinan yang kupeluk erat.
Kompas kehilangan arah, sementara langit menutup cahaya yang dahulu menuntun.
Satu per satu harapan tenggelam bersama senyap yang sulit dijelaskan.
Tanganku masih menggenggam sisa-sisa keberanian, meski tak lagi utuh.
Pelabuhan itu tetap terlihat, tetapi semakin jauh setiap kuayuh.
Akhirnya kusadari, tidak semua perjalanan berakhir pada tujuan.
Ada mimpi yang hanya sempat tumbuh, lalu runtuh sebelum menyentuh kenyataan.
Meski demikian, aku akan menyimpan serpihannya sebagai pengingat bahwa pernah percaya sepenuh hati.
Hingga waktu mengajarkanku bangkit tanpa kehilangan harapan lagi.
Mojokerto, 16 Juli 2026