Arumy Wulan Ramadhani - Bekas yang Menjadi Jejak (OSN 3.7)

📅 11 Juli

Bekas yang Menjadi Jejak

Karya: Arumy Wulan Ramadhani


‎Tak semua yang patah memilih binasa.
‎Sebagian menjelma menjadi akar,
‎menembus gelap yang tak pernah dipilih,
‎diam-diam memeluk bumi.

‎Aku pernah menjadi musim
‎yang kehilangan segala warna.
‎Kutanam hari di tanah yang tandus,
‎kusirami dengan air mata
‎yang tak pernah sempat kupahami maknanya.

‎Langit menambatkan mendung
‎di setiap langkah yang kutempuh,
‎sedang harapan tinggal sebutir cahaya
‎yang nyaris padam diterpa ragu.

‎Namun luka tak selalu lahir
‎untuk mengabadikan nestapa.
‎Ia mengajariku,
‎bahwa yang paling kuat
‎bukan mereka yang tak pernah terluka,
‎melainkan mereka yang tetap bertahan,
‎menumbuhkan kehidupan
‎di atas reruntuhan dirinya.

‎Maka kini,
‎setiap bekas adalah jejak,
‎setiap air mata adalah hujan,
‎dan setiap jatuh adalah tanah
‎tempat keberanian disemai.

‎Aku tak lagi meminta jalan tanpa duri.
‎Cukuplah diberi hati
‎yang mampu menumbuhkan bunga,
‎bahkan dari luka
‎yang dahulu mengira
‎hidupku akan selesai lebih dulu.


Sumedang, 10 Juli 2026