Dari Luka Menuju Cahaya-Nya
Karya: AnissaLangit malam menjadi saksi
seorang perempuan yang pernah rapuh,
menangis dalam sunyi di atas sajadah.
Ia menemukan cahaya di tengah gelap,
memilih jalan pulang kepada Tuhan,
meski langkahnya sempat diragukan.
Ada luka dari kata-kata manusia,
ada air mata karena penolakan,
namun ia tetap bertahan dalam doa.
Hari demi hari ia belajar,
bahwa tidak semua luka hadir untuk menghancurkan.
Sebagian luka adalah cara Tuhan menguatkan.
Kini ia tersenyum menatap langit,
karena dari air mata tumbuh kesabaran,
dari kesunyian tumbuh keyakinan,
dan dari luka ia belajar menjadi lebih dekat kepada-Nya.
Medan, 20 Juli 2026