Arsitektur Luka
Karya: Abdullah Fattah Al BukhoriLuka adalah arsitek
Yang menggali labirin di dalam kepala
Ia datang tanpa mengetuk pintu
Meruntuhkan pilar-pilar yang kita sebut kepastian
Memaksa kita berdiri tanpa topeng
Di hadapan cermin yang tak pandai berdusta
Di ruang hampa yang pekat ini
Kita belajar mengecap sunyi
Bukan sebagai akhir yang mati
Melainkan jeda untuk menumbuhkan kesadaran
Sebab tak ada akar yang menguat
Tanpa lebih dulu bersentuhan dengan gelap
Tak ada jiwa yang benar-benar tumbuh
Tanpa berdamai dengan retaknya sendiri
Maka ketika luka selesai berbicara
Hening mengambil alih suaranya
Yang tersisa bukan lagi kepedihan
Melainkan manusia yang bertumbuh
Dan tak lagi takut pada dirinya sendiri
Blora, 15 Juli 2026