Zeta Rama Efendi - Kronometri Fana (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Table of Contents
Kronometri Fana
Di rahim sajak purba, aku menyemai retak fajar;
jejak kutanam pada tanah yang menolak berakar.
Waktu—penyamak kulit yang tekun lagi sabar—
menguliti detik dari raga yang diajar pudar.
Aku mengeja sisa peradaban di bawah lidah kelu,
kata menjelma fosil ringkih, berderak dikunyah rindu.
Tak ada yang lebih baka dari tunjukan debu,
doa diperas; tersisa sunyi mengendap di sumsummu.
Kita anomali yang menolak diringkus maut,
alamat pulang ditulis pada sasmita yang kalut.
Di ujung napas, ketika kompas kehilangan makna,
Tuhan kulihat melipat hari—
tanpa suara.
tanpa tanya.
Lampung, 29 Januari 2026
Posting Komentar