Alhaqqu Ayuning Buwono - Logaritma Langkah (OSN 3.3)
👁️ dibaca

Table of Contents
Alhaqqu Ayuning Buwono
Logaritma Langkah

Kita tidak mendaki puncak yang sama,
Melainkan melipat jarak diantara kening dan doa.
Hidup bukan tentang seberapa banyak jejak yang tertinggal,
Tapi tentang bagaimana kita merawat luka agar tidak menjadi kekal,

Ada hari kita merasa seperti buku yang kehilangan sampul,
Terbuka ditengah badai, kata-katanya luntur dan tumpul.
Namun, dibalik setiap robekan ada tinta yang tumpah,
Ada paragraf baru yang belajar untuk tidak menyerah.

Jangan bandingkan jam dinding mu dengan matahari orang lain,
Sebab setiap perjalanan punya detak dan musim yang berlainan.
Kadang kita harus tersesat dihutan yang paling sunyi,
Hanya untuk menemukan arah yang selama ini bersembunyi,

Kita adalah peta yang sedang menggambar dirinya sendiri,
Diatas kertas waktu yang tak pernah berhenti mencuri.
Hargai setiap lecet dikaki dan debu dibahu,
Karena itulah tanda bahwa kau telah melampaui yang kau tahu.

Pekanbaru, 20 Januari 2026

1 komentar

Haqqu 30 Januari 2026 pukul 12.03 Delete
Puisi ini menyampaikan bagaimana langkah ku sendiri dengan langkah orang yg telah kutemui dalam hidupku, baik teman maupun saudara.