Ainulatisha Wicaksono - Jejak yang Menantang Takdir (OSN 3.3)
👁️ dibaca
Table of Contents
Jejak yang Menantang Takdir
Hidup menorehkan jejak di jalan yang panjang,
Aku melangkah meski hati diliputi sepi,
Setiap luka mengajarkan makna tentang berjuang,
Menumbuhkan tekad untuk terus berdiri.
Pernah tersesat dalam lorong penuh bimbang,
Mencari arah di antara bayang dan sunyi,
Namun harapan tumbuh meski nyaris terbuang,
Membimbing jiwa agar tidak berhenti.
Setiap jatuh menempa jiwa menjadi matang,
Mengubah perih menjadi kekuatan sejati,
Tak ada gading yang luput dari retak dan ruang,
Namun dari celah itulah lahir berani.
Tangerang Selatan, 29 Januari 2026
6 komentar