Bayanganmu yang telah pergi
Karya: Siska Murniati HarefaDi bawah indahnya rembulan,
waktu terus berjalan seolah enggan berhenti,
bumi terus berputar pada porosnya,
namun, aku tak kunjung temukan cara melupakanmu.
Di tiap hari dan tiap hitungan waktu,
aku berjalan tanpa arah
seperti kapal tanpa kompas
pikiranku dihantui bayang-bayangmu
tanpa akhir yang pasti.
Telah lama usai kisah kita berdua,
telah lama tak kurasakan hangat sayangmu,
rasanya ingin kembali ke dalam hangat dekapanmu,
seperti bunga yang merindukan hujan untuk membasahinya.
Walaupun kini bayanganmu menghilang di semesta luas ini
Namun namamu abadi di dalam doaku,
dan kini kumenatap semesta dengan sejuta harapan
yang di antaranya kuselipkan namamu
Tualang, 3 Oktober 2026