Wangi Khas yang Tak Pernah Hilang
Karya: RARA SANTANG ROKHMATUS SYARIFAHTangan yang lembut,
pelukan yang hangat,
senyuman yang begitu tenang,
wangi tubuhmu yang khas.
Doa yang engkau panjatkan saat semua orang terlelap,
rasa lelah dan sakit yang kau sembunyikan,
air mata yang tak pernah
dilihat siapa pun.
Engkau taruhkan nyawamu
demi aku bisa melihat dunia,
sembilan bulan engkau mengandungku,
dua tahun engkau menyapihku.
Kini rumah terasa kosong, tidak ada orang yang menyambutku saat pulang ke rumah,
bahkan aku sudah lupa wangi tubuhmu.
Aku rindu pelukan hangat darimu,
aku rindu tangan lembut yang mengusap air mataku saat aku menangis.
Kini aku tidak bisa melihat senyuman tenang yang terukir di wajahmu,
aku tidak lagi bisa memeluk ragamu.
Maaf jika aku belum bisa membahagiakanmu,
aku hanya bisa memberikan hadiah doa yang tak pernah luput kupanjatkan.
Pemalang, 01 Oktober 2026