Beberapa Nama untuk Dikenang
Karya: SITI AISAHKu Larung namamu ke sungai senja,
bersama cahaya yang perlahan tenggelam.
Langit menutup luka dengan warna jingga,
sementara hatiku belajar menjadi lebih tenang.
Dulu, kenangan adalah taman yang ku pelihara,
tempat rindu berbunga tanpa jeda.
Namun musim datang membawa kenyataan,
bahwa tidak semua mekar ditakdirkan bertahan.
Aku mengumpulkan serpih-serpih harapan,
yang pernah jatuh di lorong waktu.
Lalu ku susun menjadi pelajaran,
agar langkahku tak tersesat oleh masa lalu.
Jika ingatanmu kembali mengetuk malam,
aku tak lagi membuka pintu yang sama.
Kubiarkan ia menjadi gema yang perlahan padam,
hilang bersama desir angin yang melintas.
Kini aku berjalan menjemput fajar,
membawa hati yang telah berdamai.
Sebab melupakan bukan menghapus kisah,
melainkan merelakan yang pergi tanpa membenci.
Dan ketika waktu selesai berbicara,
aku mengerti arti kehilangan yang sesungguhnya:
bahwa beberapa nama memang diciptakan untuk dikenang,
bukan untuk dimiliki selamanya.
Cianjur,01oktober 2026