Rindu yang Tak Bersua
Karya: PebrianaKeheningan malam kian meraba.
Hati dan pikiran didera tanya.
Ingin kusampaikan, raga tak terjangkau.
Bayangmu kini menjelma angan.
Cakrawala menatap lumat.
Hasrat yang fana dan kian rapuh.
Ibarat menggenggam sisa penawar.
Jiwa sepi yang terus berkelana.
Kini memeluk sendu yang lara.
Sepasang mata diam mengintai.
Di balik sekat tirai yang sunyi.
Enggan muncul di hadapanmu.
Hanya melirik, lalu berpaling.
Kembali lebur dalam kegelapan.
Secercah cahaya samar mengobati.
Malam melarungkan rindu nan dalam.
Semoga berlabuh pada pemiliknya.
Dan terurai segala resah yang terpendam.
Medan, 21 Oktober 2026