Sehari Setelah Kita Usai
Karya: Kalila RifdaBaru kemarin kita masih saling menyapa,
bercerita tentang keseharian,
masih menjadi dua hati
yang tahu ke mana harus pulang.
Namun, hari ini,
namamu masih berputar di kepalaku,
tetapi aku tak lagi memiliki hak
untuk merindukanmu seperti dahulu.
Lucu, ya?
Kemarin kita sepakat mengakhiri segalanya,
seolah hati bisa mengerti
hanya karena mulut telah menyetujuinya.
Padahal, aku masih ingin bercerita,
mengirim foto tentang hariku,
menunggu balasan darimu,
dan mendengar kisah sederhana tentang harimu.
Baru sehari kita usai,
tetapi rinduku telah kehilangan arah.
Jika esok aku masih merindukanmu,
biarlah.
Hatiku belum sanggup menerima
bahwa kisah kita benar-benar telah usai.
Banjarnegara, 21 Oktober 2026